29 April 2019 damar mukti 1 Comment

Menurunkan Bounce Rate pada Web

Dalam berbisnis online, popularitas sangat diperlukan. Jika kita membahas popularitas maka erat kaitannya dengan bounce rate. Bounce rate merupakan gambaran representasi dari pengunjung website yang hanya mengunjungi satu halaman situs saja. Jika seorang pengunjung website toko online tidak melakukan klik pada halaman lain atau artikel terkait dari suatu website dapat dipastikan mampu meningkatkan rate bounce.

Rate bounce yang tinggi berpengaruh buruk terhadap peringkat website pada mesin pencari. Logikanya mesin pencari menganggap bahwa website toko online menyajikan konten tidak menarik, sehingga pengunjung tidak melanjutkan browsing pada website terkait. Jika website sering menerima pengunjung yang hanya mengakses satu halaman, maka popularitas website akan semakin turun. dengan turunnya popularitas tentu saja akan mengganggu bisnis online yang sedang kamu kembangkan. Tapi jangan khawatir, di bawah ini akan diulas beberapa cara untuk mengurangi bounce rate.

1. Tingkatkan Kualitas Konten

Meskipun pengunjung telah membuka website toko online kamu, belum tentu mereka akan membaca konten sampai selesai. Jika konten kamu tidak disusun secara rapi, pengunjung akan kesulitan untuk membacanya. Pengunjung yang kesulitan membaca konten akan beralih ke website toko online lain dengan konten serupa yang disusun lebih rapi dan enak dibaca.

Ingat, konten kamu bukanlah satu-satunya di internet. Ada ribuan atau bahkan ratusan ribu website/blog lain yang membahas topik serupa.

Pertama, bagi artikel menjadi paragraf-paragraf pendek. Pengguna internet terbiasa untuk membaca cepat dan paragraf singkat memudahkan mereka untuk membaca dengan cepat. Ketika melihat paragraf panjang, pembaca tidak bisa langsung melihat inti dari paragraf tersebut.

Kedua, manfaatkan subheading. Subheading membantu pembaca untuk menemukan poin-poin penting dalam sebuah artikel.

Ketiga, tambahkan visual menarik. Pembaca akan mudah bosan jika hanya melihat teks dari awal sampai akhir artikel. Kamu bisa menambahkan foto, gambar ilustrasi, infografik, atau bahkan video di artikel. Selain membuat artikel lebih menarik, media visual juga membuat pembaca lebih mudah memahami konten kamu.

2. Buat Alur Cerita yang Menarik

Konten yang disusun rapi, tetapi alur ceritanya biasa saja akan kalah dengan konten yang disusun rapi dan punya alur cerita yang menarik. Ingat, terdapat ribuan konten bersaing untuk satu kata kunci yang sama.             Jadi konten kamu harus benar-benar outstanding di antara konten-konten lainnya, baik dari segi teknis dan alur cerita.

Sebuah alur cerita (storytelling) dianggap bagus atau menarik ketika pembaca merasa relatable dengan cerita tersebut. Storytelling yang baik membuat pembacanya merasa seolah-olah sedang membaca cerita atau pengalamannya sendiri.

3. Gunakan Popup Sewajarnya

Kamu tetap bisa menggunakan popup, tetapi jangan terlalu berlebihan. Berlebihan yang saya maksud di sini adalah pengunjung terus menerus disodori popup setiap berapa menit sekali ketika membaca konten.

Penggunaan popup yang berlebihan hanya akan mendorong pengunjung untuk menutup halaman website toko online kamu. Menurut sebuah penelitian, 70 persen pengunjung website menyatakan popup yang berlebihan dan tidak relevan itu menjengkelkan. Jadi usahakan atur popup untuk muncul sewajarnya agar pengunjung tidak kesal.

4. Pilih Topik yang Relevan

Jika website atau blog kamu mendapatkan trafik dari kata kunci yang sama sekali tidak berkaitan dengan produk atau layanan yang dijual, kemungkinan angka bounce rate akan tinggi.

Ketika melakukan riset keyword, selain volume pencarian tinggi, Anda juga perlu mempertimbangkan relevansinya dengan produk kamu. Misalnya, produk yang kamu jual adalah pakaian, tetapi kamu menulis artikel blog tentang mie ramen yang sedang hits.

Blog kamu mungkin bisa mendapatkan trafik tinggi dari topik tersebut, tetapi diikuti juga dengan bounce rate yang tinggi karena topik tersebut tidak relevan dengan produk kamu.

5. Buat Desain Mobile Friendly

Perangkat mobile adalah perangkat yang paling banyak digunakan pengguna internet Indonesia untuk mengakses internet. Berdasarkan survei Google, 94 persen pengguna internet Indonesia mengakses internet melalui perangkat mobile.

Dengan smartphone sebagai perangkat utama pengguna internet Indonesia, pemilik website dan blog dituntut untuk menyediakan website yang mobile friendly. Sayangnya, tidak semua tema website menyediakan tema website yang responsif di perangkat mobile. Kamu bisa membuat tema WordPress menjadi mobile friendly dengan menggunakan bantuan plugin.

6. Atur Link Menjadi “Open in New Tab”

Dalam sebuah konten, tentu kamu meletakkan setidaknya tiga atau empat tautan, baik itu tautan internal maupun eksternal. Platform seperti WordPress secara otomatis mengatur pembaca untuk membuka link di tab yang sama dengan halaman yang sedang dibuka.

Sayangnya, hal tersebut akan merusak pengalaman pembaca karena mereka perlu menekan tombol back untuk kembali ke halaman pertama.

Oleh karena itu, kamu perlu mengarahkan pembaca blog/website ke tab baru ketika mengklik sebuah tautan di artikel. Dengan begitu pembaca tidak perlu menekan tombol back berkali-kali untuk kembali ke halaman pertama. Kamu bisa memodifikasi pengaturan open link in new tab di WordPress dengan mudah menggunakan bantuan plugin WP External Links.

 

Tingginya angka bounce rate menunjukkan bahwa kamu harus membenahi strategi konten. Bisa jadi konten yang ditulis tidak sesuai dengan search intent pembaca atau loading website/blog terlalu lama sehingga pembaca tidak sabar dan meninggalkan website toko online kamu. Jangan sampai bounce rate mengganggu bisnis online kamu.

Tapi bagaimana jika kamu tidak memiliki waktu untuk mengurus hal ini? Tenang, astahub.id akan mengerjakannya untuk kamu dengan sebaik mungkin, selain dapat membuat website yang murah dan praktis di Jogja, kami juga dapat membantu kamu mengoptialisasi website kamu dengan  Search Engine Optimizer yang pastinya akan membuat website online shop kamu makin mudah dicari dan dapat meningkatkan penjualan dan profit kamu, tunggu apa lagi, segera hubungi astaub.id untuk solusi terbaik.

Tags : , ,
One thought on “Menurunkan Bounce Rate pada Web
  1. Permasalahan bounce rate memang menjadi momok yang meresahkan para pemilik situs. Minggu lalu bounce rate blog saya masih diangka 80% , tapi dari beberapa teori yang saya terapkan nampaknya ada perubahan yg signifikan dari angka tersebut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan harga spesial dari kami khusus pemesanan pada bulan ini, mari berkolaborasi bersama kami dan dapatkan semua keuntungannya

Selengkapnya Pesan Sekarang