29 March 2019 damar mukti No Comments

Menjaga Loyalitas Pelanggan dengan Mengatasi SSL Error

Halo sahabat astahub, apakah kalian suka berbelanja online? Lalu apa yang terjadi jika tiba-tiba website tempat kalian berbelanja online down tiba-tiba? Pastinya kalian akan kecewa dan beralih ke online shop lainnya bukan? jangan lupa jika kamu membutuhkan jasa pembuatan website murah di jogja, kamu bisa kontak astahub.id untuk solusi terbaik. Nah, jika kalian bukan sekadar pelanggan namun juga pelaku usaha, apa yang akan kalian lakukan? Segera memperbaiki masalah ini, dengan begitu website anda akan beroprasi dengan normal kembali, dan anda tidak akan kehilangan pelanggan anda yang berharga.

Berbagai masalah dapat timbul dalam mengoprasikan website, namun untuk mengantisipasi berbagai masalah ini ada baiknya kesan pertama yang kita tampilkan di website kamu baik. Pesan tidak aman di browser tentu saja menimbulkan kesan buruk kepada pengunjung website terhadap bisnis kamu. Kesan yang buruk membuat kamu tidak profesional. Maka dari itu, sangat penting memasang SSL (Mengatasi SSL Error) di website.

Keamanan menjadi faktor penting di dalam proses pengembangan website. Website yang mempunyai tampilan menarik tetapi keamanannya buruk tentu akan mudah diretas. Supaya website aman, ada banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya adalah menambahkan Secure Socket Layer (SSL).

SSL (Secure Socket Layer) adalah lapisan keamanan untuk melindungi transaksi di website kamu dengan teknologi enkripsi data yang canggih. SSL mempunyai sertifikat khusus yang digunakan untuk proses identifikasi dan verifikasi. Sertifikat SSL berpasangan, ada yang dipasang di website ada yang dipasang di server. Adanya sertifikat ini mengharuskan website dan server mempunyai satu sertifikat enkripsi yang sejenis.

Jika sertifikat SSL di server dan website berbeda, browser akan akan memperingatkan user dengan memunculkan pesan tidak aman. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Mengatasi SSL Error

 

1. Mengatasi SSL Error NET::ERR_CERT_INVALID

Kamu hanya akan menemukan SSL error ini di Google Chrome. Error di browser lain dengan pesan yang berbeda, tapi pada umumnya adalah pesan memperingatkan user bahwa website yang dikunjungi tidak aman.

SSL error ini menandakan bahwa browser tidak dapat menerima sertifikat SSL yang sudah disediakan oleh website. Faktor yang melatarbelakangi:

  • Sertifikat SSL yang digunakan sudah expired. Sertifikat SSL berbayar biasanya berlaku selama satu tahun, sedangkan yang versi gratis berlaku untuk tiga bulan dan harus melakukan perpanjangan.
  • Sertifikat SSL digunakan pada nama domain atau subdomain yang berbeda.
  • Browser tidak dapat memverifikasi sertifikat yang dikeluarkan oleh penyedia otoritas SSL.

Mengatasi SSL Error NET::ERR_CERT_INVALID dapat dilakukan dengan melakukan install ulang SSL atau menghubungi penyedia layanan SSL untuk meminta bantuan.

 

2. Mengatasi Masalah Mixed ContentSetelah Memindahkan Website ke SSL / HTTPS

Website yang menggunakan SSL akan memunculkan pesan secure ditandai dengan gembok hijau di samping alamat website. Ketika kamu memasang SSL, tetapi gembok hijau (padlock) belum muncul, mungkin saja penyebabnya adalah konten campur (mixed content).

Error ini tidak terlihat jelas karena website dapat dimuat dengan baik. Hanya saja akan terlihat tanda ()  di samping URL.

Jika kamu menggunakan WordPress, kamu bisa menggunakan plugin yang sudah tersedia di sana. Bagi pengguna yang tidak menggunakan WordPress, kamu akan melakukannya secara manual. Cara mengatasinya:

Cara ini paling mudah dan sangat direkomendasikan bagi orang yang baru menggunakan WordPress (pemula).

Langkah yang perlu  dilakukan adalah menginstall plugin Really Simple SSL. Plugin ini akan membantu memaksa semua konten dimuat ke dalam HTTPS.

Kontrol menu Simple Really SSL dapat diakses melalui “Dashboard » Setting » SSL”. Kamu tidak perlu melakukan apa-apa karena setelah aktif, plugin Really Simple SSL secara otomatis akan memperbaiki error Mixed Content.

  • Mengatasi Konten Campur Secara Manual

Cara ini melakukan penyelesaian secara manual, tapi lebih efektif dan performa lebih baik.

Pertama, pastikan WordPress atau website menggunakan HTTPS. Bagi pengguna WordPress, dapat dicek melalui menu “Settings » General” dan pastikan alamat WordPress dan Site Address menggunakan opsi HTTPS.

Jika URL masih menggunakan HTTP, ganti menjadi HTTPS. Jangan lupa untuk klik “Save Changes” untuk menerapkannya.

Kemudian cari pengaturan URL di database, pastikan semua sudah menggunakan HTTPS. Kamu  bisa menggunakan plugin Better Search Replace untuk mencari dan mengganti pengaturan di database WordPress.

Namun jika masih menemui error Mixed Content, langkah selanjutnya adalah mencoba menyelesaikannya di tema dan plugin.

Bagi kamu yang menggunakan maupun tidak menggunakan WordPress, Anda dapat melakukan proses pengecekan menggunakan situs pengecekan HTTPS. Bisa menggunakan Why No Padlock atau menggunakan Inspect Tools.

 

3. Mengatasi Masalah “Too Many Redirects” Setelah Mengkonfigurasi SSL / HTTPS di WordPress

Saat menerapkan SSL/HTTPS di website, kamu mungkin tidak sengaja melakukan redirect berkali-kali. Error ini ditandai dengan pesan “Too Many Redirect”.

Hal yang perlu kamu lakukan adalah mengecek pengaturan .htaccess atau menonaktifkan plugin SSL yang lebih dari satu.

Selain itu, jika kamu menggunakan pengaturan yang memaksakan HTTPS ke dalam admin area menggunakan define(‘FORCE_SSL_ADMIN’, true);  dalam wp-config.php dan mendapati error “To Many Redirect”.

Kamu perlu menambahkan script

define(‘FORCE_SSL_ADMIN’, true);// in some setups HTTP_X_FORWARDED_PROTO might contain // a comma-

ke dalam  wp-config.php setelah baris “FORCE_SSL_ADMIN”.

 

4. Mengatur Redirect WordPress HTTP ke HTTPS

Menyelesaikan proses instalasi di website saja belum mengubah URL secara default menjadi HTTPS. Perlu mengarahkan server untuk melakukan redirect dari HTTP menjadi HTTPS.

Pengaturan redirect HTTP ke HTTPS dapat kamu lakukan dengan menambahkan baris kode

<If Module mod_rewrite.c>

RewriteEngine OnRewriteCond %{HTTPS} offRewriteRule ^(.*)$ https://%{HTTP_HOST}%{REQUEST_URI} [L,R=301]

</IfModule>

di  ke dalam file .htaccess.

 

5. Private Key Missing

Private key dan CSR harus dihasilkan dari server yang sama ketika menginstall sertifikat supaya proses instalasi dapat berjalan dengan baik. Jika private key tidak disimpan lagi di dalam server (hilang), kamu harus membuat sertifikat lagi dengan CSR yang baru.

Begitulah cara mengatasi SSL eror, sehingga kamu tidak perlu takut pelanggan bisnis mu akan beralih ke lain web. Inilah tips dan trik yang perlu kamu perhatikan agar web toko online Kamu semakin ramai oleh pengunjung dan pelanggan. Tapi bagaimana jika kamu tidak memiliki waktu untuk mengurus hal ini? Tenang, astahub.id akan mengerjakannya untuk kamu dengan sebaik mungkin, selain dapat membuat website yang murah dan praktis di Jogja, kami juga dapat membantu kamu mengoptialisasi website kamu dengan  Search Engine Optimizer yang pastinya akan membuat website online shop kamu makin mudah dicari dan dapat meningkatkan penjualan dan profit kamu, tunggu apa lagi, segera hubungi astaub.id untuk solusi terbaik.

Tags : , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan harga spesial dari kami khusus pemesanan pada bulan ini, mari berkolaborasi bersama kami dan dapatkan semua keuntungannya

Selengkapnya Pesan Sekarang