Blog.

“the true sign of intelligence is not knowledge but imagination”

Albert Einstein

Memilih tema WordPress theme free yang sesuai kebutuhan juga memerlukan waktu agar kamu tidak salah saat mengambil keputusan. Banyaknya WordPress theme free yang beredar di internet baik pada Direktori Tema WordPress maupun di situs lainnya (pihak ketiga). Tema merupakan sekumpulan file yang mengatur tampilan konten situs kamu. Tanpa tema, tampilan website kamu akan terlihat biasa-biasa saja bahkan tidak menarik. Ibarat tulang tanpa kulit, meskipun situs kamu memuat komponen utama, seperti konten dan fitur, tetap saja tidak akan terlihat menarik karena tidak ada “kulit” yang membungkus tampilannya.

WordPress mempunyai banyak theme free yang menarik, tapi terkadang kamu berkeinginan untuk mengubahnya. Baik warna, ukuran font, atau bahkan mengubah tombol call to action. Salah satu cara yang paling aman untuk memodifikasi tema di WordPress adalah menggunakan Child Theme. Pada artikel ini kami akan menunjukkan kepada Anda bagaimana cara membuat Child Theme WordPress sesederhana mungkin.

Harus Menggunakan Child Theme?

Child Theme memungkinkan untuk menggunakan atau memodifikasi tema utama tanpa harus mempengaruhi kode yang ada di tema utama. Jadi Child Theme adalah sebuah tema dalam bentuk sub-theme berdasarkan karakteristik dari tema utama.

Ketika kamu menggunakan Child Theme di WordPress, segala pengubahan yang kamu lakukan di Child Theme akan mempengaruhi tema utama dan ketika kamu menghapus Child Theme, tema utama akan kembali ke semula.

Child theme seharusnya kamu gunakan saat berencana memodifikasi tema bahkan ketika hanya memodifikasi satu karakter di tema utama. Ada dua alasan yang harusnya dipertimbangkan: pembaruan (update) dan ogranisasi.

Update

Jika kamu memodifikasi tema tanpa menggunakan Child Theme, kamu memiliki dua pilihan: Dapat memilih untuk tidak memperbarui (update) tema, atau tetap memperbarui tema dengan resiko kehilangan segala kustomisasi di dalam tema utama.

Opsi terakhir mungkin saja dapat kamu ambil, tapi opsi tersebut tidak direkomendasikan untuk dilakukan. Kenapa? Meskipun pengubahan yang dilakukan hanya satu atau dua karakter di tema utama, tetapi setelah melakukan update, kamu harus melakukan modifikasi tema utama lagi. Hal ini akan memakan waktu meskipun hanya satu atau dua karakter saja.

Namun jika kamu tidak memperbarui tema, akan muncul banyak resiko. Salah satu resiko tidak memperbaharui tema adalah masalah keamanan. Tema yang tidak pernah diperbarui rentan terhadap serangan hacker.

Organisasi

Di dalam pengembangan bersama, kamu dan tim pasti akan menambahkan kode ke tema yang ada, yang mungkin ribuan baris. Saking banyaknya baris kode yang ditambahkan, kamu dan tim kemungkinan akan kesulitan melacak perubahan kamu.

Ketika kamu menggunakan Child Theme, kamu akan membuat direktori baru yang masih kosong sehingga kamu bisa membaca dan menambahkan baris kode maupun file dengan lebih jelas. Meskipun Child Theme hanya mengandung beberapa file saja, tapi dapat menghasilkan perubahan yang besar pada tema utama.

Jadi Child Theme cocok bagi kamu yang bekerja sebagai developer atau pengguna WordPress yang sedang belajar bagaimana cara untuk memodifikasi tema WordPress. Ketika pengubahan yang kamu lakukan tidak sesuai dan ingin mengambalikan ke versi semula, kamu dapat melakukannya dengan mudah. Cukup hapus Child Theme dan tampilan website kamu akan kembali ke versi tema utama yang asli.

Cara Kerja Child Theme

Child Theme berada di direktori yang berbeda dengan tema utama. Supaya Child Theme dapat berfungsi dengan normal, setiap direktori Child Theme harus memiliki file style.css dan functions.php. Selain kedua file ini, kamu dapat menambahkan file tambahan yang dikustomisasi sesuai dengan kebutuhan.

File .css dan .php di direktori Child Theme membuat kamu dapat memodifikasi apapun mulai dari styling dan parameter layout hingga mengubah dan menambahkan baris kode.

Ketika pengunjung mengakses website, WordPress pertama kali akan memuat Child Theme terlebih dahulu. Kemudian WordPress menurunkan style dan fungsi dari tema utama untuk melengkapi Child Theme.

Hasilnya, mayoritas pengaturan akan mengambil dari tema utama namun sudah dimodifikasi oleh Child Theme sebelum akhirnya dikirimkan ke browser.

Hal yang Dibutuhkan Untuk Membuat Child Theme

Membutuhkan dasar CSS/HTML supaya kamu dengan mudah dapat mengubah tema sesuai dengan yang diinginkan. Beberapa pengetahuan tentang PHP juga sedikit banyak akan membantu. Jika kamu tidak paham cara menuliskan baris kode, kamu bisa melakukan copy dan paste baris kode dari sumber lain, kamu juga harus mempunyai:

  1. Akses ke halaman admin WordPress
  2. Akses ke File Manager atau Aplikasi FTP

Jadi meskipun kamu menggunakan tema-tema yang tersedia di WordPress theme free, kamu tetap perlu menggunakan Child Theme. Tapi bagaimana jika kamu tidak memiliki waktu untuk mengurus hal ini? Tenang, astahub.id akan mengerjakannya untuk kamu dengan sebaik mungkin, selain dapat membuat website yang murah dan praktis di Jogja, kami juga dapat membantu kamu mengoptialisasi website kamu dengan  Search Engine Optimizer yang pastinya akan membuat website online shop kamu makin mudah dicari dan dapat meningkatkan penjualan dan profit kamu, tunggu apa lagi, segera hubungi astaub.id untuk solusi terbaik.

×

Selamat Datang !!

Silahkan klik dibawah untuk chat melalui Whatsapp atau ajukan pertanyaan melalui Email di talktous@astahub.com

× Hallo, bisa Astahub bantu ?