28 March 2019 damar mukti No Comments

Apa itu Htaccess dan Apa Fungsinya?

Di era yang semakin modern ini, ada banyak orang terlibat dalam kegiatan yang berlangsung secara online, berbagai macam pengetahuan dan informasi juga sangat mudah didapatkan dengan adanya internet, termasuk cara membuat website.banyak orang tau cara membuat website. Tetapi ternyata dalam membuat website masih banyak yang harus diprehatikan. Salah satunya penggunaan Htaccess. Apa itu dan bagaimana fungsinya? Kita simak penjelasan berikut.

Htaccess merupakan ASCII file biasa yang bisa dibuat melalui text editor seperti notepad atau simple text. Ini akan membantu para webmaster baru dalam memahami file Htaccess. Htaccess adalah file extensi tanpa nama. Ini bukan nama.Htaccess atau halaman yang berakhiran .Htaccess. ini hanya tertulis .Htaccess tanpa nama. File ini akan memberikan dampak pada seluruh folder dan subfolder yang akan di load oleh Apache Server. Pada file inilah diletakan perintah untuk konfigurasi server. Untuk membuatnya kamu bisa membuka Text editor kemudian simpan halaman kosong tersebut dengan nama .htaccess.

Kamu harus mempunyai akses masuk ke direktori website supaya dapat memodifikasi file .htaccess.  Ada dua cara yang biasanya digunakan, yaitu menggunakan File Manager dan akses menggunakan FTP.

 

  • Akses Menggunakan File Manager

Supaya bisa menggunakan cara ini, syaratnya adalah kamu harus mempunyai username dan password untuk mengakses cPanel.

 

  • Akses Menggunakan FTP

Selain menggunakan akses ke cPanel, ada cara lain untuk mengakses file .htaccess, yaitu menggunakan FTP client. Anda harus mempunyai username dan password.

Segala pengaturan di .htaccess dapat diatur menggunakan httpd.conf, tapi tidak semua pengaturan di httpd.conf dapat diatur menggunakan .htaccess.

Meskipun terbatas, ada banyak hal yang bisa kamu lakukan menggunakan .htaccess.

 

1. Penggunaan Komentar

File .htaccess biasanya sudah terbuat secara default di dalam folder. Di dalam file tersebut biasanya sudah terdapat beberapa baris konfigurasi yang tersedia. Jika kamu ingin menambah konfigurasi yang benar-benar baru. Anda dapat memberikan komentar menggunakan tanda “#” pada setiap baris kode yang sudah ada. Kemudian memasukkan script yang baru di bawahnya.

Setiap baris yang diberikan simbol tanda pagar (#) berarti tidak aktif atau menjadi baris komentar yang berarti ketika file .htaccess dibaca, setiap baris kode yang bersimbol tanda pagar tidak dibaca.

 

2. Full .htaccess Overriding

Kamu bisa mengatur tingkat hak akses yang dapat dilakukan menggunakan .htaccess. Ketika kamu mengatur full .htaccess overriding, maka seluruh konfigurasi di .htaccess akan diterapkan seperti httpd.conf.

 

3. Limited Overriding

Selain fungsi overriding, kamu bisa membatasi hak akses .htaccess ke dalam sistem.

 

4. Mengecek Status .htaccess

Ada kemungkinan penyedia layanan hosting tidak mengizinkan user untuk mengakses file httpd.conf. Jadi, bagaimana kamu tahu apakah .htaccess aktif atau tidak? Salah satu caranya adalah dengan mengecek status .htaccess sendiri menggunakan fitur “is_htaccess_enabled”.

Di dalam web hosting, ketika kamu mengakses website, Apache Web Server akan merespon dengan mengarahkan permintaan dari browser ke folder tertentu di hosting. Umumnya file yang pertama kali diakses adalah .htaccess.

Saat Apache mengakses file .htaccess, file ini akan memberi tahu Apache file mana yang perlu dimuat terlebih dahulu.

Jadi untuk memastikan .htaccess berjalan atau tidak, caranya pengecekannya cukup sederhana. Kamu cukup membuat file is_aktif.html dan mengisinya dengan beberapa kode script atau hanya teks saja. Kemudian arahkan file .htaccess untuk mengakses file is_aktif.html sebelum mengakses index.html.

Jika dukungan .htaccess tidak diaktifkan, Apache secara default akan mengabaikan file is_aktif.html dan kemudian tetap membuka file index.html. Namun jika file .htaccess aktif, browser akan mengakses file is_aktif.html dan menampilkan halaman is_aktif.html yang sudah dimasukkan beberapa baris kode atau teks tadi.

 

5. Redirect

Redirect memungkinkan kamu untuk mengarahkan pengunjung dari satu bagian website ke bagian lain. Perintah ini cukup berguna saat kamu memindahkan konten lama dan ingin mengarahkan pengunjung dari konten lama ke lokasi konten yang baru.

 

6. Proteksi Password

Apache Web Server menawarkan fitur proteksi kata sandi dan otentifikasi. Kamu dapat memberikan proteksi password pada sebuah folder dengan mengharuskan memasukkan password untuk mengaksesnya.

Folder yang terproteksi oleh .htaccess akan menampilkan sebuah pop-up login ketika kamu mencoba mengakses folder yang diberikan proteksi.

Jika kamu ingin mengaktifkan fitur ini, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah menentukan direktori mana yang ingin diproteksi. Kemudian masukkan langsung script di bawah ini ke dalam file .htaccess. Buat file .htaccess jika kamu belum mempunyainya.

 

7. Blok Visitor Berdasarkan IP

Fitur pemblokiran pengunjung yang ditawarkan oleh Apache memungkinkan kamu untuk menolak akses dari pengunjung yang berasal dari IP tertentu. Fitur ini sangat berguna untuk menghalangi pengunjung yang tidak diinginkan, atau hanya mengizinkan IP tertentu yang dapat mengakses area tertentu, seperti area administrasi dan semacamnya.

 

8. Blok Visitor Berdasarkan URL Asal

Selain fitur blokir berdasarkan alamat IP yang ditawarkan Apache Web Server, kamu juga dapat menggunakan fitur blokir berdasarkan pengunjung berasal (referrer). Pengaturan ini berguna pada saat kamu menyadari bahwa website mendapatkan akses dari salah satu website yang terindikasi melakukan spam atau mencoba untuk meretas website.

Penggunaan fitur ini mengharuskan kamu mengaktifkan ‘mod_rewrite’ di server. Jadi kamu perlu memastikannya melalui system administrator atau penyedia layanan hosting bahwa fitur ‘mod_rewrite’ dalam keadaan aktif. Cara membuat website memang harus diperhatikan. File .htaccess memudahkan Ada untuk mengatur ulang web server. Adanya file ini membuat kamu tidak perlu membutuhkan akses httpd.conf yang terkadang aksesnya dibatasi oleh penyedia layanan hosting.

Ribet bukan? Tentu saja, tapi jika kamu ingin membuat website yang praktis tanpa memikirkan hal-hal diatas, kamu bisa menghubungi astahub untuk membuat website pribadi maupun perusahaan, karena astahub memiliki pengalaman dan pelayanan terbaik dalam membuat ataupun mengembangkan website di Jogja. Jangan lupa subscribe astahub.id untuk mendapat informasi menarik yang lainnya.

Tags : , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan harga spesial dari kami khusus pemesanan pada bulan ini, mari berkolaborasi bersama kami dan dapatkan semua keuntungannya

Selengkapnya Pesan Sekarang